Pindah tempat penelitian untuk yang ke-4 kalinya.


Sebelumnya, 8 bulan yang lalu proses penelitian tentang efisiensi pemasaran di sebuah perusahaan jamu kenamaan di pulau jawa membuatku prustasi karena sudah 3 bulan penelitian berjalan tiba-tiba manajemen meminta maaf proses penelitianku tidak dapat dilanjutkan!!!
Dan, mulai 3 bulan yang lalu berubah haluan…
Skripsi, itulah nama yang disematkan untuk menandai sebuah karya ilmiah sebagai media menuangkan tulisan guna mendapatkan gelar sarjana. Sepertinya halnya diriku saat ini, cukup lama tidak menulis di blog ini karena sedang semangat mengejar gelar itu sampai semua kadang terabaikkan tapi tetap ingat makan dan tidur juga mandi.
Sudah hampir 1 tahun hanya menghadapi proposal penelitian yang begitu rumit, padahal tema yang aku ambil cukup gampang, motivasi dan pengetahuan konsumen. Meneliti konsumen di sebuah rumah makan vegetarian di daerah Provinsi Bali tepatnya Denpasar/Badung. Tapi itu tidak memuluskan jalanku begitu saja. Kondisi ini diakibatkan sulitnya mencari manajemen rumah makan yang mau berbaik hati mendermakan waktu dan tempat usahanya itu berdiri untuk penelitianku.
Kasus rumah makan pertama membuat aku pusing, dari awal sudah dipastikan member ijin untuk penelitianku, tapi seiring dengan waktu yang terus bergulir rumah makan/restoran itu bangkrut. Tutup dan hanya menyisakan usaha agen travel yang menjadi usaha utamanya. Di rumah makan kedua, mengiyakan dengan syarat aku mengadakan penelitian di rumah makan cabangnya yang dikelola oleh keluarga lainnya. Tersenyum diriku mendapati kabar itu, akan tetapi lagi-lagi nasib baik belum berpihak padaku sebagi rumah makan ketiga yang aku kunjungi dan sudah mendapat lampu hijau dari empunya, tiba-tiba 1 bulan berjalan aku diminta pergi mencari tempat lain dengan alasan pengelola gampang stress, suka bingung karena tidak suka diganggu. Apa-apaan!! Dan akhirnya akupun pergi dengan muka musam tertunduk lesu.
Mendekati jadwal seminar 10 hari kedepan terpotong libur nyepi, aku harus segera mendapatkan restoran vegetarian pengganti untuk menjadi tempat penelitianku. Semoga saja ada yang berbaik hati dan memberikan pertolongan padaku.

Kata mereka yang medengar ceritaku:
Orang pertama : Itulah seninya ngerjain skripsi, harus berjuang!!
Orang kedua : Sabar ya, semoga rumah makan yang nyuruh kamu pergi bangkrut dan kamu cepet dapat tempat baru.
Orang ketiga : plin-plan lagi orangnya, lebih baik masukin surat ke beberapa rumah makan biar kalo ditolak gak bingung masih ada yang lain.

Kalo gini caranya, aku kapan wisudanya!!!
Pindah tempat penelitian untuk yang ke-4 kalinya. Pindah tempat penelitian untuk yang ke-4 kalinya. Reviewed by dikaguzana.blogspot.com on 8:27 am Rating: 5

1 comment:

Powered by Blogger.