Meningkat pada tatanan daerah kota atau kabupaten yang saling berhimpitan,
memiliki konsep yang sama. Hanya saja, dalam lingkup yang lebih luas dan
kompleks. Begitu seterusnya hingga tatanan dunia. Adanya batas-batas wilayah
suatu Negara memberi penanda tegas bahwa setiap Negara memiliki kedaulatan yang
tidak dapat diusik oleh Negara lain. Berbeda dengan sistem ketatanegaraan
persemakmuran. Pola kontrol dan pengawasan masih terus dilakukan melalui Negara
“induk”. Belakangan ini sering kita mendengar adanya penyadapan (nguping)
Indonesia oleh Negara-negara tetangga. Meski proses “menguping” terjadi
beberapa tahun silam ternyata hal itu juga memunculkan fakta lain bahwa ada Negara
lain yang juga melakukan “pengupingan”. Bila bukan dianggap sebagai bangsa yang
besar. Tidaklah mungkin para tetangga “menguping” aktifitas Indonesia. Hal yang
secara politik telah mencederai hubungan sosial kenegaraan dan tatanan
kemasyarakatan. Maka kemudian, pemerintahan harus segera mengambil sikap secara
politik atas kondisi ini.
Lantas bagaimana kondisi sosial masyarakat antar Negara? Sebagai orang
awam, secara sepintas jelas yang paling terusik adalah masyarakat Indonesia. Beragam
kecaman bermunculan. Sikap anti pati bertebaran. Setiap pribadi merasa
kedaulatan bangsanya terusik dan terganggu atas sikap kurang etis secara
politik yang ditunjukkan oleh “tetangga”. Bila dilihat sepintas juga, penduduk
di “tetangga” tidak menunjukkan reaksi apapun. Hanya sikap politis yang
ditunjukkan sektor pemerintahan yang mendapat sorotan dari berbagai media.
Mencoba menyederhanakan sudut pandang. Seperti halnya berumah tangga. Ketika
dalam bertetangga ada cek-cok antar keluarga, yang kemudian turun tangan adalah
kepala keluarga. Anggota keluarga yang mampu mengendalikan sikap mencoba “mendinginkan”
anggota keluarga yang emosional. Hal ini terlihat di tataran Negara kita. Namun
semuanya butuh penyelesaian segera dan tanpa menunda demi terciptanya tatanan
bermayarakat yang baik dan kembali beraktifitas seperti biasa. Besarnya Indonesia,
jelas akan menjadi “sarana” bagi siapapun untuk terus mengusiknya. Termasuk orang
yang dianggap sebagai yang paling tahu informasi rahasia yang kini membelot. Tatanan
politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan kemanan Indonesia akan sangat
mudah digoyang oleh berbagai isu sentimentil yang membuat kinerja masyarakat
semakin tidak produktif dalam rangka meningkatkan taraf kekuatan tatanan
ekonomi Indonesia di mata dunia.
Karena dalam sebuah Negara, terdapat berbagi golongan masyarakat
dengan berbagai macam profesi yang didalamnya memiliki kepentingan dalam sebuah
hubungan bertetangga antar Negara di dunia. Sama halnya dengan tataran rumah
tangga, keputusan keluarga dalam mengambil sikap apabila terjadi konflik antar
masyarakat akan berpengaruh besar pada tatanan sosial masing-masing individu
dalam keluarga. Semoga atas terjadinya kasus “nguping” ini kita belajar untuk
saling menjaga keharmonisan bertetangga di lingkungan terkecil kita hingga
mampu menumbuhkan sikap saling menghargai antar masyarakat desa, kecamatan,
provinsi, hingga antar Negara.
BERTETANGGA
Reviewed by dikaguzana.blogspot.com
on
5:54 am
Rating:
Titanium Bars and Buns - TitsaniumBuns.com
ReplyDeleteThe Titanium Bars and titanium trim as seen on tv Buns.com is snow peak titanium an galaxy watch 3 titanium all purpose smoke titanium grinder bar featuring the best titanium nitride coating quality non-smoked non-GMO smoke.