KURANGNYA APRESIASI, LEMAHNYA JATI DIRI



 Sekali lagi putra-putri bangsa Indonesia yang memiliki karya serta kemampuan dalam bidangnya tak diapresiasi hanya karena mengejar gengsi sebuah penggunaan produk buatan luar negeri. Penambahan kekuatan alutsista daratan yang dirasa kurang dalam mempertahankan kedaulatan NKRI menjadi salah satu alasan para petinggi bangsa membeli tank-tank leopard “bekas” tentara Belanda.  Apa yang sebenarnya terjadi dengan negeri ini? Tidak pernah ada perubahan yang pasti tentag rasa percaya yang tinggi terhadap karya anak negeri. Jika kita masih bisa ingat pada saat Marie Elka Pangestu (Menteri Perdagangan saat itu) dipertengahan tahun 2011 melakukan pembelian pesawat Cina MA 60 yang pada akhirnya menuai kritik tajam dari berbagai lapisan karena tidak mengindahkan PT. DI yang merupakan sebuah BUMN dengan kemampuan produksi pesawat terbang andalan negeri ini. Saat gencar-gencarnya rasa nasionalisme ditanamkan, disaat itu juga para petinggi negara menutup mata dengan gengsi dan tujuan tertentu. Entah apa yang ada dibenak pikiran mereka (petinggi negara).
Saat luka-luka itu seolah dipoles dengan pencitraan yang kuat dari pelaksana pemerintahan, kembali lagi kebijakan yang diambil saat ini oleh Purnomo Yusgiantoro (Menteri Pertahanan saat ini) dengan pembelian seharga US$ 280 juta yang dikatakan bahwa pembelian ini atas permintaan TNI AD dan telah melalui proses dan pertimbangan yang cukup panjang serta matang. Namun demikian, apakah seorang menteri tidak memiliki kemampuan memberikan sebuah pertimbangan-pertimbangan terhadap pihak TNI AD untuk menahan keinginannya dalam memiliki tank tersebut?? Jika negara bersusah payah membangun BUMN dengan nama PT. PINDAD dengan spesifikasi kemampuan pembuatan alat pertahanan, rasa-rasanya para petinggi negeri ini harus mulai menghargai dan menikmati buatan bangsa sendiri agar mampu memutar perekonomian negara yang sedang sedikit naik dan banyak turunnya.
KURANGNYA APRESIASI, LEMAHNYA JATI DIRI KURANGNYA APRESIASI, LEMAHNYA JATI DIRI Reviewed by dikaguzana.blogspot.com on 7:16 pm Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.